Gendang bertabuh sayup-sayup
Menggiring kaki menabuh di atas irama
Mengalun... menebar aroma cendana!
Memupuk mendung di atas kepala tanpa kepala
Tetabuhan lantang bersorak
Giring kaki semakin mabuk mengawang
Ditengah sakaw, gemetar, dendangkan;
Lagu Lambada?
Mengapa "Genjer-Genjer" yang bergema?
Mengoyak malam!
Melonjak-lonjak irama, bingar;
Kau lihat! (Hai jiwa-jiwa yang kaku)
Konser kematian kami?
Kau lihat! (Hai jiwa-jiwa yang angkuh)
tubuh kami rekat kuat di tali penyanggamu!
Mengapa tanganmu kau sentak?
Seret kami ke tiang-tiang yang gelisah?
Andai kau diam...,
Mereka tak berpesta di atas darah kami! (darah kemanusiaan)
Dan, kami "sepotong tubuh yang utuh" masih hidup dalam tirani yang mengekang ...
Mencari kebenaran dan keadilan di "Negeri Bayangan"!
Tebet, 25 September 1999
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment