Demi demokrasi,
demi keadilan
Bakar semua
Asap menggepul
Lalap api melumat
Semua yang dibangun
Diatas reruntuhan
Gedung parlamen tercabik
Para pemimpin terbirit-birit
Demi demokrasi dan sakit hati
Dili terbakar
Bangsa macam apa yang sedang kita bangun?
Darah tergenang
Toko-toko dijarah
Demi demokrasi dan keadilan?
Rumah-rumah dibakar
Dili terbakar lagi
Demi demokrasi dan keadilan?
Omong kosong.
Dili, 4 Desember 2002.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment