Wednesday, April 18, 2007

Dili terbakar lagi

Demi demokrasi,
demi keadilan
Bakar semua

Asap menggepul
Lalap api melumat
Semua yang dibangun
Diatas reruntuhan

Gedung parlamen tercabik
Para pemimpin terbirit-birit
Demi demokrasi dan sakit hati
Dili terbakar
Bangsa macam apa yang sedang kita bangun?

Darah tergenang
Toko-toko dijarah
Demi demokrasi dan keadilan?

Rumah-rumah dibakar
Dili terbakar lagi
Demi demokrasi dan keadilan?

Omong kosong.

Dili, 4 Desember 2002.

No comments: